Kamis, 03 Mei 2012

Komunikasi serial

           Komunikasi serial adalah salah satu metode komunikasi data di mana hanya satu bit data yang dikirimkan melalui seuntai kabel pada suatu waktu tertentu.Pada dasarnya komunikasi serial adalah kasus khusus komunikasi paralel dengan nilai n = 1, atau dengan kata lain adalah suatu bentuk komunikasi paralel dengan jumlah kabel hanya satu dan hanya mengirimkan satu bit data secara simultan.Hal ini dapat disandingkan dengan komunikasi paralel yang sesungguhnya di mana n-bit data dikirimkan bersamaan, dengan nilai umumnya 8 ≤ n ≤ 128.Untuk komunikasi serial tersinkron, lebar pita setara dengan frekuensi jalur.
Pada komputer pribadi, komunikasi serial digunakan misalnya pada standar komunikasi RS-232 yang menghubungkan periferal eksternal seperti modem dengan komputer.

Pada prinsipnya, komunikasi serial ialah komunikasi dimana pengiriman data dilakukan per bit, sehingga lebih lambat dibandingkan komunikasi parallel seperti pada port printer yang mampu mengirim 8 bit sekaligus dalam sekali detak.  Beberapa contoh komunikasi serial ialah mouse, scanner dan system akuisisi data yang terhubung ke port COM1/COM2.
(sumber : wikipedia)

Antarmuka kanal serial menawarkan berapa kelebihan dibandingkan secara paralel, antara lain:

1. Kabel untuk komunikasi serial bisa lebih panjang dibandingkan dengan paralel.
2. Jumlah kabel serial lebih sedikit.
3. Banyaknya piranti saat ini (palmtop, organizer, hand-phone dan lainlain menggunakan teknologi infra     merah untuk komunikasi data.
4. Untuk teknologi embedded system, banyak mikrokontroler yang dilengkapi dengan komunikasi serial (baik seri RISC maupun CISC) atau Serial Communication Interface (SCI).


Hardware pada komunikasi serial dibagi menjadi 2 kelompok yaitu :
  • Data Communication Equipment (DCE). Contoh: modem, plotter, scanner dll.
  • Data Terminal Equipment (DTE). Contoh: terminal dikomputer

PORT SERIAL DB9

 
port serial DB9 (9 pin)

          Pada IBM PC Compatibel tata cara komunikasi serial yang digunakan ialah jenis asinkron. Komunikasi data serial ini dekerjakan oleh UART (Universal Asynchronous Receiver / Tranceiver).
Pada UART, kecepatan pengiriman data (baud rate) dan fase clock pada sisi transmitter dan pada sisi receiver harus sinkron. Untuk itu diperlukan diperlukan sinkronisasi antara transmitter dan receiver. Hal ini dilakukan oleh bit ‘Start’ dan bit ‘Stop’.
Kecepatan transmisi (baudrate) dapat dipilih bebas dalam rentang tertentu. Baudrate yang umum dipakai adalah 600, 1200, 2400, dan 9600 bps (bit per sekon).

Karekteristik Sinyal Serial Port

Standar sinyal komunikasi serial yang banyak digunakan ialah standar RS232. Standar ini hanya menyangkut komunikasi data antara komputer (Data Terminal Equipment – DTE) dengan alat – alat pelengkap komputer (Data Circuit-Terminating Equipment – DCE). Standarad RS232 inilah yang biasa digunakan pada serial port IBM PC Compatibel.
Standar sinyal serial RS232 memiliki ketentuan level tegangan sebagai berikut:
  • Logika ‘1’ disebut ‘mark’ terletak antara -3 volt hingga -25 volt.
  • Logika ‘0’ disebut ‘space’ terletak antara +3 volt hingga +25 volt.
  • Daerah tegangan antara -3 volt hingga +3 volt adalah invalid level, yaitu daerah tegangan yang tidak memiliki level logika pasti sehingga harus dihindari. Demikian juga level tegangan lebih negatif dari -25 volt atau lebih positif dari +25 volt juga harus dihindari karena dapat merusak line driver pada saluran RS232. 
 
Keterangan mengenai fungsi saluran RS232 pada konektor DB9 adalah sebagai berikut:
  • Receive Line signal detect, dengan saluran ini DCE memberitahukan ke DTE bahwa pada terminal masukkan ada data masuk.
  • Receive Data, digunakan DTE menerima data dari DCE.
  • Transmit Data, digunakan DTE mengirimkan data ke DCE.
  • Data Terminal Ready, pada saluran ini DTE memberitahukan kesiapan terminalnya.
  • Signal Ground, saluran ground.
  • Ring Indicator, pada saluran ini DCE memberitahukan ke DTE bahwa sebuah stasiun menghendaki berhubungan dengannya.
  • Clear To Send, dengan saluran ini DCE memberitahukan bahwa DTE boleh mulai mengirim data.
  • Request To Send, dengan saluran ini DCE diminta mengirim data oleh DTE.
  • DCE Ready, sinyal aktif pada saluran ini menunjukkan bahwa DCE sudah siap. 

Akses Serial Port komputer menggunakan Visual Basic 6 (Baca Data)

         Seperti halnya pada project mengirim data melalui serial port, untuk membaca data dari serial port, kita juga menggunakan komponen MScomm. Disini ada contoh paling sederhana untuk membaca data serial port. Pertama kita buat form, dengan sebuah textbox dan komponen MScomm. Sekali lagi , ini hanyalah salah satu contoh dan untuk pengembangan tergantung aplikasi yang akan kita buat. 
Kemudian pada Form_Load() tambahkan code berikut :
MSComm1.CommPort = 2 'tergantung COM port yang tersedia, saya menggunakan COM 2

MSComm1.Settings = "9600,N,8,1" 'contoh setting serial port
MSComm1.InputLen = 0
MSComm1.RThreshold = 1
MSComm1.PortOpen = True
Pada aplikasi ini sengaja saya menggunakan COM 2 karena COM 1 sudah saya pakai untuk aplikasi mengirim data. Jadi nantinya untuk menguji hasil aplikasi ini bisa kita lakukan aplikasi yang telah dibuat menggunakan virtual port.
Untuk menerima data dari serial port, kita siapkan textbox yang akan menampilkan data- data yang diterima dari serial Port. Data – data ini diterima melalui event onComm (tulisan awal tentang serial port dan visual basic.)
Jadi pada event onComm kita tambahkan code berikut :
Select Case MSComm1.CommEvent
' Errors

Case comEventRxParity ' Parity Error.

MsgBox "Parity"


' Events

Case comEvReceive ' Received RThreshold # of chars.
Text1.Text = MSComm1.Input
End Select
Pada event oncomm yang saya buat, saya memberikan 1 event error (parity error) dan 1 events komunikasi yaitu comevreceive untuk membaca data. Data yang diterima akan langsung ditampilkan ke textbox melalui code
Text1.Text=MsComm1.Input
Untuk menonaktifkan port serial yang dipilih setelah selesai menggunakan aplikasi, tambahkan code berikut pada Form_Unload
MSComm1.PortOpen = False ‘untuk menonaktifkan port serial


Hasil aplikasi ini dapat kita uji menggunakan aplikasi yang sudah kita buat sebelumnya menggunakan COM 1 dan aplikasi baru ini menggunakan COM 2.
Hasilnya seperti terlihat berikut:


 
DASAR KOMUNIKASI SERIAL 

          Saat dimana komputer berkomunikasi dengan dunia luar, semua dilakukan dengan data berukuran byte. Dan hal sama, seperti printer, informasi data secara langsung dilakukan melalui BUS data 8-bit ke BUS data 8-bit milik printer. Hal ini dapat bekerja selama jarak tidak sangat jauh, mengingat jarak kabel yang panjang akan mengurangi (mengganggu) kualitas sinyal. Kabel yang buruk dan sangat panjang akan membuat logika palsu, dan data menjadi berubah tidak seperti semestinya. Disamping itu, hubungan data 8-bit menjadi sangat mahal, karena dibutuhkan kualitas kabel yang sangat baik dan jumlah lebih banyak. Untuk alasan ini, komunikasi serial digunakan untuk mentransfer data antara dua system dengan jarak yang sangat jauh mulai dari beberapa puluh meter sampai ribuan kilometer. Gambar 10-1 menampilkan bagan dari transfer data serial dan parallel.
 
 
Transfer Data Serial dan Parallel
      Komunikasi Serial dapat digunakan untuk menggantikan Komunikasi Parallel jalur data 8-bit dengan baik. Tidak saja memakan biaya yang lebih murah, namun dapat digunakan untuk menghubungkan dua peralatan yang sangat jauh. Misalnya menumpang pada kabel telpon.

         Agar komunikasi serial dapat bekerja dengan baik, data byte harus diubah ke dalam bit-bit serial menggunakan peralatan yang disebut shift register parallel-in serial-out, kemudian data dikirimkan hanya dengan satu jalur data saja. Hal yang serupa dikerjakan pada penerima, dimana penerima harus mengubah bit-bit serial yang diterimanya menjadi data byte yang persis seperti data semula pada pengirim, dengan menggunakan shift register serial-in parallel-out. Tentu saja jika data serial tersebut dikirim menumpang jalur telpon, maka dibutuhkan peralatan pengubah status digital 0s atau 1s menjadi sinyal suara audio. Peralatan seperti ini kemudian disebut modem (modulator/demudulator). Modulator sebagai pengubah sinyal digital menjadi sinyal audio, sebaliknya Demodulator adalah sebagai mengubah kembali sinyal audio menjadi sinyal digital.
Pada jarak yang sangat dekat, kita dapat menggunakan komunikasi serial sederhana dan tidak perlu modulasi. Seperti yang dapat kita lihat pada hubungan komputer kita dengan keyboard atau mouse.

             Komunikasi data serial mengenal dua buah metode, yaitu synchronous dan asynchronous. Metode sychronous mengirimkan datanya beberapa byte atau karakter (atau disebut blok data) sebelum meminta konfirmasi apakah data sudah diterima dengan baik atau tidak. Sementara metode asynchronous data dikirim satu byte setiap pengiriman. Biasanya tidak dibutuhkan konfirmasi menerimaan data. Dari kedua jenis metode tersebut dapat dipilih dan dilakukan lewat program. Tentu saja dibutuhkan program yang baik dan teliti untuk melakukannya. Namun dewasa ini proses pengiriman data serial tersebut sudah dilakukan oleh sebuah chip tersendiri (Hardware). Salah satu chip disebut UART (Universal Asynchronous Reciever Transmiter) dan satunya lagi disebut USART (Universal Synchronous Asynchronous Reciever Transmiter). Dalam protokol berbeda, sychronous memerlukan sinyal tambahan yang digunakan untuk men-sychron-isasi setiap denyut dari proses transfer. Pada chip 8051 kita, ternyata sudah dilengkapi dengan UART, yang mana akan kita diskusikan lebih jauh pada SubBAB 9-3.

 Transfer Data Simplex, Half-, dan Full-Duplex.

Komunikasi Half- dan Full-Duplex


          Dalam trnasimisi data, jika data dapat dikirim dan diterima, ini dinamakan transmisi duplex. Sangat berbeda dengan transmisi simplex, misalnya pada printer, dimana printer hanya bisa menerima data. Tranmisi duplex dapat digolongkan menjadi half-duplex dan full-duplex, tergantung pada bisa tidaknya transfer data dua arah sekaligus. Jika data dikirmkan satu arah saja, maka dinamakan half-duplex. Jika data dapat menuju dua arah dalam waktu yang bersamaan, disebut full-duplex. Tentu saja, full-duplex membutuhkan penghubung dua kabel yang digunakan sebagai saluran datanya, satu kabel untuk mengirim data, satu kabel untuk menerima data, dan satu lagi untuk ground yang digunakan bersama. Lihat gambar 10-2




Komunikasi serial Asynchronous dan Data Framing


           Setiap data yang diterima pada komunikasi serial adalah memiliki sinyal 0s dan 1s. Hal ini akan sangat sulit untuk menentukan sebuah data kecuali antara pengirim dan penerima sepakat dengan protokol, yaitu bagaimana data dikemas (packet), berapa bit yang digunakan untuk satu karakter, dan kapan data tersebut mulai dan selesai dikirim.




Bit Start dan Bit Stop


         Komunikasi data serial Asynchronous sekarang sudah digunakan demikian luas untuk transmisi yang berorientasi karakter, sementara metode Synchronous digunakan untuk transmisi yang berorientasi blok. Pada mode Asynchronous, setiap karakter ditempatkan berada diantara bit start dan bit stop. Bit start selalu satu bit, tapi stop bit bisa satu bit atau dua bit. Start bit selalu 0 (low) dan stop bit selalu 1 (high). Contohnya, lihat pada gambar 10-3 yang dimana karakter A (01000001 biner) dikemudian dibingkai (dikurung) oleh start bit dan satu stop bit. Harap dicatat, LSB dikirim terlebih dahulu.




gambar 10-3: Pembingkaian ASCII "A" (41h)



          Ingat pada gambar 10-3 saat tidak transfer, sinyal (jalur kabel) selalu dalam keadaaan 1 (high), yang disebut mark (tanda). Sedang 0 (rendah) diartikan space. Bahwa transmisi pertama dimulai dengan start bit, yang kemudian diikuti oleh D0, LSB, dan diikuti oleh bit-bit yang lain, sampai MSB(D7), dan akhirnya bit stop yang menanndakan akhir dari karakter "A".



    Pada komunikasi serial Asynchronous, peralatan dan modem dapat diprogram untuk menggunakan lebar data 7 atau 8-bit. Tentu saja ditambah dengan Stop bit. Dahulu, system karakter ASCII masih terbatas pada data 7-bit, namun sekarang ASCII extended sudah lazim menggunakan lebar data 8-bit. Pada peralatan kuno, dengan komponen-komponen yang lambat pula, dibutuhkan stop bit yang agak panjang, hal ini dimaksudkan untuk memeberi kesempatan peralatan untuk menangani data yang telah diterimanya, dan untuk mempersiapkan diri untuk menerima byte berikutnya. Namun sekarang modem PC kita dewasa ini biasanya hanya menggunakan satu bit stop. Jika kita hitung, dengan menggunakan satu bit stop total kita memiliki 10-bit untuk setiap karakter 8-bit. Dengan kata lain setiap karakter 8-bit dikirim bersama-sama start dan stop bit sehingga total menjadi 10-bit, yang artinya ada proses transfer lebih panjang 20% setiap karakternya.



        Pada system yang sangat mementingkan integritas data yang disimpan, maka ditambahkanlah bit paritas kepada bingkai data tersebut. Maksudnya untuk setiap karakter 8-bit kita masih menambahkan bit paritas disamping bit start dan bit stop. Sehingga total adalah 11-bit. Adapun bit paritas adalah bit yang menunjukkan bahwa data yang dimaksud adalah memiliki jumlah bit 1s (high) ganjil atau genap. Bit paritas adalah bit di luar data yang bersangkutan atau merupakan tambahan. Chip UART khusus biasanya sudah dilengkapi dengan keperluan paritas tersebut secara hardware. Bahkan ada beberapa pilihan untuk penanganan paritas ini, misalnya odd-, even- dan no-parity.




Data tranfer rate


                 Kecepatan tranfer data pada komunikasi data serial diukur dalam satuan BPS (bits per second). Sebutan terkenal lainnya adalah baud rate. Namun Baud dan bps tidak serta merta adalah sama. Hal ini mengacu kepada fakta bahwa baud rate adalah terminology modem dan diartikan sebagai perubahan signal dalam satuan bit signal setiap detik. Sedang data tranfer rate penamaannya mengacu pada jumlah bit dari byte data yang ditransfer setiap detik.



                 Sementara itu kecepatan transfer data (data transfer rate) pada komputer tergantung pada jenis komunikasi yang diberlakukan atasnya. Seperti contoh, komputer PC-IBM model kuno dapat mentransfer data mulai dari 100 s/d 9600 bps. Namun pada saat sekarang kecepatan komunikasi serial menjadi sangat pesat. 56.000 bps kemudian menjadi standar kecepatan pada modem. Namun para perancang komputer sepakat untuk membatasi kecepatan pada komunikasi serial Asynchronous hanya setinggi 100.000 bps. Untuk kecepatan yang lebih tinggi mode Synchronous kemudian menjadi pilihan.

 KOMUNIKASI KOMPUTER DENGAN KOMPUTER

           Terdapat  4 komputer yang terhubung bersama untuk membentuk komputer jaringan.
Dalam jaringan ini, komputer dapat berkomunikasi dengan komputer lain.
Sebagai contoh, komputer-1 dapat mengirim pesan ke komputer-4 dan komputer-4 bisa membalas kembali. Demikian pula komputer-2 dan komputer-4 dapat bertukar data antara mereka.


JENIS JARINGAN
Jaringan komputer secara luas diklasifikasikan menjadi dua kategori:
1. Local Area Networks (LAN).
2. Wide Area Networks (WAN).
Jaringan lain adalah variasi dari kedua jaringan. Sebuah deskripsi, detil dari kedua jenis
jaringan diberikan di bawah ini.
  • Lokal Area Network
                            Jaringan area lokal adalah jaringan yang menyebar dalam jarak pendek kilometer atau
    sehingga dan umumnya terbatas pada sebuah gedung atau kampus. Sebagai contoh, komputer dari berbagai departemen dari suatu organisasi yang membatasi di dalam bangunan pabrik itu sendiri, jika terhubung bersama-sama, akan membentuk Local Area Network.
                 Transfer data kecepatan Local Area Network umumnya sejumlah besar data yang tinggi yaitu
    dapat ditransfer dari satu komputer ke komputer lain di rentang waktu yang sangat singkat. Sekitar transfer data rate dalam LAN umumnya dari urutan Mega bits per detik (Mbps). Dalam Jaringan Local Area Anda menghubungkan komputer menggunakan kabel berdedikasi Anda sendiri yang hanya digunakan untuk mentransfer Data / informasi dan tidak digunakan untuk yang lain tujuan. Karena jalur komunikasi berjalan, di swasta wilayah, tidak terganggu maka LAN relatif bebas dari kesalahan. (Sebagai contoh, 1 bit error di 109 bit) ditransmisikan. Sebuah sketsa kasar dari Local Area Network, diilustrasikan pada Gambar 4.5.




  • Wide Area Networks
    Wide Area Network atau WAN adalah jaringan, di mana komputer tersebar lebih panjang
    jarak (lebih dari satu kilometer). Komputer Wide Area Network baik bisa dalam berbagai negara, kota atau daerah. Karena mereka tersebar di wilayah geografis yang luas maka Anda tidak dapat menghubungkan mereka melalui jalur Anda sendiri. Anda harus mengambil bantuan dari koneksi, yang sudah ada dalam satu bentuk atau yang lain.

                Perhatikan bahwa siap pakai link yang awalnya dirancang untuk beberapa tujuan lain bukan untuk
menghubungkan komputer, sehingga kecepatan transfer mereka tidak setinggi seperti yang jalur khusus (LAN baris). Kira-kira kecepatan mereka adalah urutan bit per detik Kilo mengatakan 32 Kbps atau 64 Kbps. Karena garis-garis ini mengalami lingkungan yang bising di mana kelembaban, panas dan listrik sinyal tidak dapat dikendalikan Area Network Wide maka kesalahan yang lebih rentan daripada Local Area Network , Sebuah sketsa kasar dari Wide Area Network digambarkan Gambar 4.6.
  • Berbagai variasi Local Area antara lain : WAN
    Jaringan dan Wide Area Network ada dengan nama yang berbeda.
Beberapa dari mereka adalah
  • Kampus Area Network (CAN)
    Ketika komputer dari berbagai departemen dari suatu organisasi, seperti pabrik, kampus, universitas dll terhubung. Mereka membentuk Jaringan Kampus BISA Area atau singkatnya. Sejak komputer Kampus Area Network tetap terkurung dalam batas kampus (yang pendek) sehingga mereka jatuh ke dalam kategori LAN
  • Metropolitan Area Networks (MAN)
    Metropolitan Area Networks pada dasarnya Lebar Area Network, yang menghubungkan komputer yang lebih besar kota. Mereka umumnya jaringan berkecepatan tinggi dan
    bekerja sebagai backbone untuk menghubungkan area lokal lainnya jaringan (misalnya kota-kota kecil, yang terletak antara dua kota besar MAN).
Diagram blok Metropolitan Area Network ditunjukkan pada Gambar 4.7.





  • Depan Area Network (HAN)
    Ketika dua atau lebih komputer yang terletak dalam rumah jaringan bersama, mereka diberikan Nama Depan Area Network atau HAN singkatnya. Jelas HAN jatuh ke dalam kategori Lokal Area Network.

Topologi jaringan
          Topologi pada dasarnya adalah susunan fisik dari komputer dalam jaringan. Ada berbagai topologi, disarankan untuk jaringan komputer. Setiap topologi memiliki sendiri keuntungan dan kerugian. Salah satu topologi cocok baik untuk satu set kondisi yang diberikan sementara yang lain tidak. Beberapa topologi mengalami perluasan jaringan mudah sementara lain mungkin mengharuskan merombak lengkap.
     a) Pada topologi bus, semua komputer dan perangkat dari jaringan yang terhubung ke menengah umum (kabel).  Komputer yang terhubung ke kabel, menggunakan perangkat lain disebut konektor T. Blok Diagram topologi bus diilustrasikan pada Gambar 4.8.
Keuntungan dari topologi bus:
1. Hal ini membutuhkan panjang kawat terpendek untuk menghubungkan komputer jaringan dalam dibandingkan dengan kawat yang diperlukan dalam topologi lainnya.
2. Menambah dan menghapus komputer dalam jaringan mudah. Ini tidak mempengaruhi lainnya komputer jaringan.
3. Bahkan jika salah satu komputer dari jaringan menjadi turun, itu tidak mempengaruhi
fungsi komputer lain. Jaringan terus berfungsi. kekurangan
Kelemahan dari topologi bus:
Berikut ini adalah kelemahan dari topologi bus:
1. Terminator sering kerusakan, karena koneksi longgar.
2. Sebuah kegagalan dalam kabel membuat seluruh jaringan ke bawah.



b)      Topologi cincin
         Dalam komputer topologi cincin dari jaringan yang terhubung ke satu sama lain dalam mode melingkar. Komputer pertama terhubung ke komputer kedua, kedua terhubung ke ketiga dan seterusnya dan komputer terakhir terhubung ke komputer pertama, sehingga untuk menyelesaikan lingkaran. Komputer jaringan adalah terhubung ke kabel, menggunakan perangkat khusus yang disebut repeater. Sebuah jaringan komputer, dalam topologi ring ini diilustrasikan pada Gambar 4.9

             Dalam tipe topologi ini, pola bit, yang disebut token, terus bergerak dari satu komputer ke komputer lain dalam mode melingkar. Hanya bahwa komputer, yang memiliki token, diperbolehkan untuk mengirimkan pesan.
              Mengirimkan alamat tujuan memperkenalkan komputer komputer dalam pesan dan mendorong itu pada media. Pesan bergerak maju dalam satu arah, pada media.Ketika komputer menerima pesan tersebut,  memeriksa alamat tujuan. Jika tujuan alamat sesuai dengan alamat sendiri itu mengambil pesan lain itu menolaknya. Setelah transmisi pesan pada media, komputer memberikan token ke komputer berikutnya untuk berkomunikasi.
Keuntungan topologi Ring :
Praktis tidak ada highlights dari topologi ini tetapi ada banyak kelemahan.
Kelemahan topologi ring:
1. Gangguan fungsi di salah satu repeater atau kabel membuat seluruh jaringan ke bawah.
2. Penambahan dan penghapusan komputer dalam / dari jaringan adalah tugas yang sulit.
3. Kabel panjang diperlukan untuk menghubungkan komputer.
4. Jaringan jenis ini tidak dapat diperluas di luar batas. Tidak banyak komputer dapat ditambahkan dalam pengaturan ini.

c)       Topologi Star
           Dalam topologi star, komputer dari jaringan yang dihubungkan bersama melalui perangkat khusus yang disebut hub. Setiap komputer terhubung ke hub. Jadi link satu komputer yang didirikan dengan komputer lain melalui hub. Sebuah jaringan komputer dalam topologi bintang digambarkan  pada Gambar 4.10.
        Hub dalam topologi ini bekerja sebagai saklar cerdas. Ketika komputer ingin mengirimkan pesan yang memperkenalkan alamat tujuan komputer di dalamnya dan mendorong pesan, pada link, bahwa sendi ke hub. Pada menerima pesan, hub cek alamat dan rute ke komputer, yang pesan telah dikirim. Dengan cara ini komunikasi, baik antara dua komputer jaringan akan didirikan.
keuntungan
1. Hub menyediakan mekanisme untuk menghubungkan banyak komputer ke jaringan.perluasan jaringan menjadi sangat mudah, jika slot kosong di sebuah hub. Jika semua hub slot ditempati kemudian hub lain dapat ditambahkan ke dalam jaringan, sehingga membuat ketentuan untuk slot yang lebih baru. Dengan demikian pertumbuhan jaringan tidak memiliki keterbatasan dalam jenis topologi.
2. Jika link antara hub dan komputer sedang turun maka hal itu tidak efek fungsi komputer lain dari jaringan. Istirahat bagian dari jaringan bekerja dengan baik.
4. Semua hub umumnya memiliki lampu status untuk setiap link. Bersinar terang link menunjukkan bahwa link tersebut bekerja dengan baik. Jadi identifikasi link rusak, di topologi ini, menjadi sangat mudah.

d)     Topologi Mesh
                 Pada topologi mesh setiap komputer jaringan tetap terhubung dengan komputer lain melalui didedikasikan media (kawat). Sebuah jaringan komputer, di topologi mesh, diilustrasikan pada Gambar 4.11.Karena jalur langsung ke setiap komputer ada dalam topologi maka komputer mengirim pesan secara langsung ke komputer yang diperlukan. Ketika link ke tujuan akan rusak, komputer mengirim pesan ke memperkenalkan komputer alamat komputer tujuan. Pada menerima pesan, menerima komputer mengarahkan ke komputer, ke mana pesan milik.
Gambar 4.11


Keuntungan dari topologi mesh:
1. Karena untuk koneksi langsung antara komputer, switching tidak diperlukan. ini membuat jaringan sangat cepat.
2. Jika satu link akan rusak, data disalurkan melalui link lainnya. Jadi jaringan jarang tetap turun.
kekurangan
Kelemahan dari topologi Mesh:
1. Tidak sesuai baik untuk sejumlah besar komputer.
2. Panjang yang sangat besar kabel diperlukan untuk menghubungkan komputer, sehingga biaya berubah
menjadi sangat tinggi.
3. Topologi ini hampir usang sekarang.

KOMUNIKASI MIKROKONTROLER DENGAN KOMPUTER

             Komunikasi serial merupakan komunikasi data dengan pengiriman data secara satu per satu dengan menggunakan satu jalur kabel data. Sehingga komunikasi serial hanya menggunakan 2 kabel data yaitu kabel data untuk pengiriman yang disebut transmit (Tx) dan kabel data untuk penerimaan yang disebut receive (Rx). Kelebihan dari komunikasi serial adalah jarak pengiriman dan penerimaan dapat dilakukan dalam jarak yang cukup jauh dibandingan dengan komunikasi parallel tetapi kekurangannya adalah kecepatan lebih lambat daripada komunikasi parallel.
             AT89C51 mempunyai On Chip Serial Port yang dapat digunakan untuk komunikasi data serial secara Full Duplex sehingga Port Serial ini masih dapat menerima data pada saat proses pengiriman data terjadi. Untuk menampung data yang diterima atau data yang akan dikirimkan, AT89C51 mempunyai sebuah register yaitu SBUF yang terletak pada alamat 99H di mana register ini berfungsi sebagai buffer sehingga pada saat mikrokontroler ini membaca data yang pertama dan data kedua belum diterima secara penuh, maka data ini tidak akan hilang.

Blok Diagram Port Serial
Pada serial terdapat 4 mode, yaitu mode 0,1,2, dan 3. Kita akan membahas satu persatu dari mode mode tersebut.
Mode serial port :
1. Pada mode 0, Pin TX mengeluarkan shift clock, dan pin RX dapat menerima maupun mengirim data, dengan format 8 bit data dimulai dengan LSB dulu yang dikirim. Jadi pada saat dikirim data melalui RX maka sekalian pin TX mengirimkan signal clock secara berbarengan. Baud ratenya fix yaitu 1/12
frekuensi osilatornya.
2. Pada mode 1, Pin TX berfungsi untuk mengirim data dan RX berfungsi untuk menerima data, data yang dikirim formatnya 8 bit data dengan LSB dikirim dahulu, serta 1 start bit( berlogika 0 ) dan 1 stop bit( berlogika 1 ). Baud ratenya variabel tergantung dari nilai yang ada pada register timer 1 maupun timer 2.
3. Pada mode 2, Pin TX berfungsi untuk mengirim data dan RX untuk menerima data, format datanya sama dengan mode 1 hanya saja terdapat parity bitnya sehingga total bit yang terkirim sebanyak 11 bit. Bit paritynya dapat diset melalui TB8( lihat pada SCON ). Baud ratenya hanya ada 2 pilihan yaitu 1/32
atau 1/64 dari frekuensi osilatornya.
4. Pada mode 3 identik dengan mode 2, hanya saja Baud ratenya variabel tergantung nilai yang terdapat pada register dari timer 1 dan timer 2.

         Komunikasi serial ada dua macam, asynchronous serial dan synchronous serial. Synchronous serial adalah komunikasi dimana hanya ada satu pihak (pengirim atau penerima) yang menghasilkan clock dan mengirimkan clock tersebut bersama-sama dengan data. Contoh pengunaan synchronous serial terdapat pada transmisi data keyboard. Asynchronous serial adalah komunikasi dimana kedua pihak (pengirim dan penerima) masing-masing menghasilkan clock namun hanya data yang ditransmisikan, tanpa clock. Agar data yang dikirim sama dengan data yang diterima, maka kedua frekuensi clock harus sama dan harus terdapat sinkronisasi. Setelah adanya sinkronisasi, pengirim akan mengirimkan datanya sesuai dengan frekuensi clock pengirim dan penerima akan membaca data sesuai dengan frekuensi clock penerima. Contoh penggunaan asynchronous serial adalah pada Universal Asynchronous Receiver Transmitter (UART) yang digunakan pada serial port (COM) komputer.

          Antarmuka Kanal serial lebih kompleks/sulit dibandingkan dengan antarmuka melalui
kanal paralel, hal ini disebabkan karena:
1. Dari Segi perangkat keras: adanya proses konversi data pararel menjadi serial atau sebaliknya menggunakan piranti tambahan yang disebut UART (Universal Asynchronous Receiver/Transmitte) dan
2. Dari Segi perangkat lunak: lebih banyak register yang digunakan atau terlibat.

Namun di sisi lain antarmuka kanal serial menawarkan berapa kelebihan dibandingkan secara paralel, antara lain:
1. Kabel untuk komunikasi serial bisa lebih panjang dibandingkan dengan paralel; data-data dalam komunikasi serial dikirim-kan untuk logika ’1′ sebagai tegangan -3 s/d -25 volt dan untuk logika ’0′ sebagai tegangan +3 s/d +25 volt, dengan demikian tegangan dalam komunikasi serial memiliki ayunan tegangan maksimum 50 volt, sedangkan pada komunikasi paralel hanya 5 volt. Hal ini menyebabkan gangguan pada kabel-kabel panjang lebih mudah diatasi dibandingkan pada parallel.
2. Jumlah kabel serial lebih sedikit; Anda bisa menghubungkan dua perangkat komputer yang berjauhan dengan hanya 3 kabel untuk konfigurasi null modem, yaitu TXD (saluran kirim), RXD(saluran terima) dan Ground, bayangkan jika digunakan teknik paralel akan terdapat 20 – 25 kabel. Namun pada masing-masing komputer dengan komunikasi serial harus dibayar “biaya” antarmuka serial yang agak lebih mahal.
3. Banyaknya piranti saat ini (palmtop, organizer, hand-phone dan lainlain) menggunakan teknologi infra merah untuk komunikasi data, dalam hal ini pengiriman datanya dilakukan secara serial. IrDA-1 (spesifikasi infra merah pertama) mampu mengirimkan data dengan laju 115,2 kbps dan Konsep Komunikasi Serial 2 dibantu dengan piranti UART, hanya panjang pulsa berkurang menjadi 3/16 dari standar RS-232 untuk menghemat daya.
4. Untuk teknologi embedded system, banyak mikrokontroler yang dilengkapi dengan komunikasi serial (baik seri RISC maupun CISC) atau Serial Communication Interface (SCI); dengan adanya SCI yang terpadu pada 1C mikrokontroler akan mengurangi jumlah pin keluaran, sehingga hanya dibutuhkan 2 pin utama TxD dan RxD (di luar acuan ground).